bieNveNue suR moN bLog

Merci de visiter mon blog fiLLe
je l'espère peuvent vous aider

Jumat, 23 Maret 2012

LARUTAN

Dalam kimia, larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau solut, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven. Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan, sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut pelarutan atau solvasi.
Contoh larutan yang umum dijumpai adalah padatan yang dilarutkan dalam cairan, seperti garam atau gula dilarutkan dalam air. Gas juga dapat pula dilarutkan dalam cairan, misalnya karbon dioksida atau oksigen dalam air. Selain itu, cairan dapat pula larut dalam cairan lain, sementara gas larut dalam gas lain. Terdapat pula larutan padat, misalnya aloi (campuran logam) dan mineral tertentu.
Komposisi dari sediaan larutan yaitu :
Ø  Bahan aktif
Bahan yang berkhasiat sebagai obat.
Ø  Pelarut
Bahan yang digunakan untuk melarutkan zat aktif dan zat tambahan lainnya.
Ø  Buffer
Larutan penyangga, larutan dapar, atau buffer adalah larutan yang digunakan untuk mempertahankan nilai pH tertentu agar tidak banyak berubah selama reaksi kimia berlangsung. Sifat yang khas dari larutan penyangga ini adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat.
Larutan penyangga tersusun dari asam lemah dengan basa konjugatnya atau oleh basa lemah dengan asam konjugatnya. Reaksi di antara kedua komponen penyusun ini disebut sebagai reaksi asam-basa konjugasi.
Ø  Cosolvent
Cosolvents didefinisikan sebagai pelarut organik larut air yang digunakan dalam formulasi obat cair untuk meningkatkan kelarutan zat kurang air-larut atau untuk meningkatkan stabilitas kimia obat.
Ø  Pengental
Ø  Corigensia

Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut pelarutan atau solvasi.

Jenis-jenis larutan menurut tipe larutan
Ø Larutan sederhana yaitu melarutkan zat padat dalam pelarutnya untuk digunakan dalam pengobatan.contoh formaldehid dan fenol.
Ø Larutan majemuk yaitu melarutkan zat tidak dengan air saja tetapi menggunakan campuran pelarut. Contoh iod (I2); menggunakan KI
Ø Larutan stok yaitu dibuat tidak untuk digunakan langsung.
Ø Larutan encer yaitu jumlah zat terlarut jumlahnya kecil atau sedikit
Ø Larutan pekat yaitu jumlah zat terlarut lebih besar jumlahnya.
Ø Larutan jenuh yaitu larutan yang tepat jenuh larut pada batas kelarutannya pada suhu dan tekanan tertentu.
Ø Larutan lewat jenuh yaitu larutan yang mengandung sejumlah zat yang lebih besar dari batas kelarutannya.



Jenis-jenis larutan menurut penggunaan sebagai obat
Ø Oral
o  Sirup
o  Mixture
o  Potio
o  Pediatrics drops
o  Elixir
o  Linctus
Ø Non Oral
o  Pada mulut dan tenggorokan, seperti Gargle dan Mouthwash
o  Dimasukkan dalam liang tubuh, seperti nasal drops dan ear drops
o  Digunakan pada permukaan tubuh, seperti lotio.
Berdasarkan pelarutnya
Ø Pelarut air
Contoh. Sirup dan aqua aromatis
Ø Pelarut Alkohol
Contoh. Spiritus aromatis dan elixir

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Larutan
1.    Co-solvency
2.    Kenaikan kelarutan karena penambahan pelarut lain atau modifikasi Sifat polaritas zat terlarut dan pelarut
Like dissolves like, molekul yang dengan distribusi muatan yang sama akan saling melarutkan.
pelarut.
3.    Temperatur
Kelarutan meningkat dengan kenaikan temperatur
4.    Sifat kelarutan
Zat yang mudah larut memerlukan sedikit pelarut dan zat yang sukar larut membutuhkan banyak pelarut.
5.    Pembentukan Kompleks
6.    Salting out dan Salting in
o  Salting out, penambahan garam menyebabkan pengendapan dan pemisahan zat organic.
o  Salting in, penambahan garam menyebabkan kelarutan zat meningkat.
Zat yang tidak larut ditambahkan pengkhelat sehingga membentuk senyawa yang kompleks (larut).
7.    Ukuran partikel
Kelarutan sebanding dengan luas permukaan
8.    Kecepatan pelarutan
Perubahan solute (Kristal,serbuk,cair,dll) menjadi terlarut dalam larutan. Kecepatan pelarutan sebanding dengan bioavailabilitas.
9.    Efek ion sejenis
Penambahan ion (counter ion) dapat menyebabkan peningkatan kestabilan zat dalam larutan

Keuntungan dan kerugian dari Larutan
Ø Keuntungan ; Mudah untuk anak kecil dan dewasa yang sulit menelan, Lebih cepat bereaksi dibandingkan tablet., Absorbsi lebih cepat, Dosis lebih seragam, Penggunaan aman, Rasa lebih enak
Ø Kerugian ; Banyak obat yang tidak stabil dalam larutan, Kesulitan transportasi, Penggunaan rumit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar